"Dua kata yang melekat dan mengikat erat
dalam kebersamaan di alam Nusantara."
Dua kata yang menaungi saat berada di hutan, gunung, laut, tebing, gua. Kata-kata yang sederhana tetapi tertanam kokoh di dalam diri mereka, tidak lekang oleh waktu, tidak susut oleh jarak. Dua kata yang melekat dan mengikat erat mereka dalam kebersamaan di sebuah wadah komunitas pecinta alam.
PALASMA — kelompok pecinta alam SMAN 1 — berdiri pada 14 Agustus 1976, di SMAN 1 Mataram, Lombok Barat, NTB. Selama lima dasawarsa, organisasi ini telah menjadi rumah bagi ratusan siswa yang mencintai alam dan petualangan.
Dengan masa anggota aktif hanya 3 tahun, setiap anggota yang telah lulus dari SMAN 1 langsung tergabung dalam forum non formal alumnus PALASMA — forum yang bergerak aktif mendukung setiap program Palasma hingga hari ini.
Untuk menaungi setiap minat anggota, PALASMA memiliki 5 divisi aktif:
Dari sebuah gagasan sederhana di lorong SMAN 1 Mataram, PALASMA tumbuh menjadi keluarga besar yang tak terpisahkan dari alam Nusa Tenggara Barat.
Sejarah & Filosofi
Dalam perjalanan panjang PALASMA, pernah tercetus sebuah mimpi besar: melangkah lebih jauh, menjejakkan kaki, dan melakukan pendakian di luar tanah Lombok. Mimpi yang awalnya membubung tinggi itu perlahan menjelma menjadi harapan nyata yang terus dirawat dari generasi ke generasi.
Guna mewujudkan mimpi-mimpi besar tersebut, lahirlah program kerja Palasma Top 10 Summits. Program ini tidak dirancang sembarangan, melainkan didasarkan pada dua kriteria utama dalam menentukan gunung yang layak masuk ke dalam jajarannya:
1. Gunung Tertinggi di Setiap Pulau: Menjadi representasi puncak-puncak atap nusantara yang melambangkan batas pencapaian tertinggi di tiap wilayah.
2. Gunung dengan Tingkat Kesulitan Tertinggi: Menjadi ajang pembuktian ketangguhan fisik, mental, serta keterampilan teknik pendakian bagi anggota PALASMA.
Melalui komitmen pada kriteria-kriteria hebat inilah, sebuah perjalanan panjang selama hampir tiga dekade akhirnya berhasil dituntaskan secara monumental pada tahun 2015 di puncak Carstensz Pyramid.
Masa anggota aktif hanya 3 tahun — tetapi ikatan yang terjalin tidak pernah berakhir. Setiap anggota yang telah lulus dari SMAN 1 langsung tergabung dalam forum non formal alumnus PALASMA.
Forum ini bergerak aktif untuk mendukung setiap program PALASMA — dari pendanaan ekspedisi, mentoring anggota baru, hingga kegiatan pelestarian alam. Karena bagi kami, PALASMA bukan hanya masa sekolah — ia adalah seumur hidup.
Setiap foto menyimpan cerita — angin gunung, kabut pagi, dan senyum para petualang yang telah menempuh ribuan meter ketinggian bersama.
Semua photo yang ada di gallery https://palasma.org adalah kepemilikan dari PALASMA
Silahkan kontak sekretariat jika ingin menggunakan untuk komersil
Kumpulan liputan dan artikel tentang PALASMA dan kepecinta-alaman dari berbagai sumber.
Dari sudut pandang mereka yang pernah merasakan langsung ikatan Brotherhood & Togetherness bersama PALASMA.
Ingin bergabung, berkolaborasi, atau sekadar menyapa? Kami selalu terbuka untuk sesama pecinta alam dan sahabat lingkungan.
ANGKATAN 48
Ketua: Lalu Muhammad Nabil
Wakil Ketua: Muhammad Farrel Prawira Hidayat
Sekretaris: Raden Roro Indah Salma Khainurisa
Bendahara: Annisa Najwa Syarif